HOME » , , , , » SEKOLAH DISERANG, TERORIS DIHUKUM MATI

SEKOLAH DISERANG, TERORIS DIHUKUM MATI


Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memimpin kecaman global terhadap Taliban Pakistan, beberapa jam setelah kelompok militan itu mengaku bertanggung jawab atas serangan sekolah Peshawar yang menewaskan hampir 150 orang -- sebagian besar pelajar.
"Tidak ada alasan yang bisa membenarkan kebrutalan tersebut dan tidak ada kebencian yang membenarkan tindakan mengerikan seperti itu," ungkap Ban seperti dikutip dari VOA News, Rabu (17/12/2014).
 Sementara Presiden AS Barack Obama menyebut serangan itu mengerikan. Ia mengatakan, teroris sekali lagi menunjukkan kezalimannya.
Di tengah tragedi itu, Perdana Menteri (PM) Pakistan Nawaz Sharif, menggelar pertemuan dengan semua partai politik guna membahas langkah yang akan diambil terkait pembunuhan besar-besaran di sekolah Peshawar yang dikelolan pihak militer.
Langkah tegas kemudian diambil sang PM terkait kasus yang kerap terjadi di negaranya.
"PM Sharif juga sudah mencabut moratorium hukuman mati untuk kasus-kasus terorisme, di tengah makin kuatnya desakan agar dijatuhkan hukuman yang berat bagi siapa pun yang terkait dengan serangan ini," demikian dimuat BBC.
Dengan dicabutnya moratorium tersebut, berarti Pakistan bakal memberlakukan hukuman mati untuk pelaku terorisme. Ini merupakan reaksi keras yang dilakukan pemerintah Pakistan setelah serangan kelompok Taliban itu.
Atas peristiwa tersebut, pemerintah pun menetapkan berkabung nasional selama 3 hari. Sementara bendera di wilayah itu dikibarkan setengah tiang demi menghormati para korban.
Share ke : Facebook Twitter Google+
 
Support : About U.s. | Contact U.s. | Privacy Policy | Facebook | Google +
Copyright © 2013. TUKANG BECAK - All Rights Reserved